Cara Mengatasi Laptop Mati Sendiri

Cara Mengatasi Laptop Mati Sendiri

Pernahkah Anda mengalami kejadian laptop mati secara tiba-tiba saat digunakan? Hal tersebut tentunya sangat menjengkelkan, bukan? Terlebih laptop tersebut dalam keadaan sedang digunakan untuk mengetik atau bermain game yang bisa membuat siapa saja merasa panik akan hal ini.

Lalu, bagaimana cara mengatasi laptop mati tiba-tiba? Sebenarnya ada banyak hal yang bisa dicoba ketika laptop yang kita gunakan sering mati. Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba membahasnya secara ringkas.

Saat ini, banyak sekali orang yang menggunakan laptop, terutama para pelajar sekolah. Mereka menggunakan laptop bukan tanpa alasan, melainkan untuk menunjang proses belajar mereka karena bisa menjadi lebih efektif.

Memang benar, masalah laptop yang tiba-tiba mati sendiri memang meyebalkan, salah satunya untuk para pelajar yang sedang mengerjakan tugas. Apabila hal tersebut sedang terjadi pada Anda, terlebih dahulu Anda harus mengetahui beberapa hal yang menyebabkan laptop mati sendiri.

Penyebab Laptop Mati Sendiri

Di bawah ini adalah beberapa penyebab dan cara mengatasi laptop mati sendiri yang bisa Anda coba.

Kabel Power Bermasalah

Hal pertama yang harus Anda lakukan jika laptop mati mendadak adalah mengecek sambungan kabel listrik pada laptop, karena bisa saja kabel tersebut mengalami kerusakan atau tidak terpasang dengan benar.

Adanya hal tersebut tentu akan membuat terputusnya daya listrik untuk menuju ke laptop sehingga laptop akan kehilangan daya. Hal ini hanya berlaku ketika Anda menghubungkan laptop dengan charger ya.

Cara memastikannya, Anda bisa melihat lampu indicator baterai charging pada laptop Anda. Jika lampu hidup, maka hal tersebut tidak menjadi masalah akan tetapi jika mati kemungkinan sambungan listriklah yang mengalami kendala.

+ Cara Mengatasi

Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa meminjam kabel power milik teman Anda, dengan catatan charger tersebut memiliki daya yang sama. Jika ternyata bisa, maka kemungkinan besar kabel power atau charger laptop Anda yang bermasalah.

Jika sudah pasti masalahnya terdapat pada kabel power. Maka Anda bisa membelinya di toko-toko laptop terdekat. Jangan lupa, sebelum membelinya alangkah lebih baik lagi Anda mencobanya terlebih dahulu.

Overheating

Ya, computer yang bekerja sangat berat terlebih dalam waktu yang lama akan mengalami kepanasan atau overheating. Misalnya Anda menggunakan laptop untuk bermain game dengan resolusi tinggi seharian tanpa istirahat.

Overheating ini juga bisa dikarenakan adanya proses pendinginan yang tidak berjalan lancar. Seperti kipas processor yang penuh debu sehingga tidak bisa berjalan normal dan akhirnya aliran udara panas tertahan di dalam.

Hal inilah yang bisa menjadikan laptop tiba-tiba mati tidak bisa hidup. Jika overheating terus-terusan terjadi dalam jangka waktu yang lama, bukan tidak mungkin perangkat laptop akan rusak.

+ Cara Mengatasi

Untuk mengantisipasi terjadinya overheating pada laptop, Anda bisa mengatur jadwal bermain. Ketika laptop dirasa sudah terlalu panas, maka Anda bisa menghentikan penggunaan terlebih dahulu. Jika sudah mendingin suhu laptopnya, maka Anda bisa menggunakannya kembali.

Cara lain agar laptop tidak mati sendiri karena overheating adalah dengan menambahkan kipas external. Anda bisa membelinya di toko-toko laptop terdekat. Dengan ini, maka proses pendinginan suhu laptop akan lebih maksimal lagi dan mengurangi risiko laptop tiba-tiba mati.

Pasta Processor Kering

Seperti yang sudah dijelaskan pada point 2 bahwa processor mempunyai self system guna mematikan system computer apabila sedang mengalami overheating. Dan apabila pasta processor kering, tentu akan membuat laptop menjadi panas karena proses pendinginan yang tidak berjalan dengan baik.

Tanda bahwa laptop yang pasta processornya kering yaitu perangkat akan kerap restart (proses restart laptop lama) atau bahkan mati sendiri padahal belum lama saat dinyalakan. Dan biasanya hal ini terjadi saat laptop sudah cukup lama dipakai.

+ Cara Mengatasi

Pasta processor juga memiliki batas waktu loh. Jadi, ketika sudah kering, maka Anda wajib untuk menggantinya. Salah satu tanda kalau pasta processor kering adalah laptop sering mati sendiri. Gejala awalnya adalah laptop lemot dan cepat panas.

Untuk menggantinya, ada 2 pilihan. Pilihan pertama, Anda membeli pasta lalu menggantinya sendiri. Atau pilihan kedua, Anda membawanya ke tempat service laptop terdekat. Untuk amannya, lebih baik Anda bawa dan serahkan semua pada teknisi yang ahli.

RAM Bermasalah

RAM yang bermasalah tentunya akan memengaruhi kinerja laptop mengingat RAM menjadi tempat penyimpanan data sementara ketika proses di laptop sedang berlangsung. Bahkan, laptop yang berdebu dan dipaksa melakukan kerja berat akan menjadikan laptop suka mati sendiri dan overheating.

Ketika RAM bermasalah, maka proses-proses yang sedang dijalankan akan menjadi lebih lambat daripada biasanya. Karena RAM memang memiliki peran yang sangat penting dalam berjalannya sebuah laptop.

+ Cara Mengatasi

Untuk mengatasi laptop mati sendiri yang disebabkan karena RAM, Anda bisa membersihkan kuningan pada RAM dengan penghapus karet. Debu menjadi salah satu penyebab RAM bermasalah, terkadang juga menyebabkan RAM tidak terdeteksi.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan upgrade atau menambahkan kapasitas RAM. Dengan ini, kinerja laptop pasti akan jauh lebih baik.

Sistem Operasi Bermasalah

Penyebab laptop tiba-tiba mati ternyata juga bisa dikarenakan adanya sistem operasi yang mengalami crash. Misalnya saja saat Anda menginstal program secara tidak sempurna yang bisa membuat laptop Anda mati secara tiba-tiba.

Sistem operasi bermasalah juga bisa disebabkan karena virus. Virus memang sangat berbahaya untuk beberapa sistem operasi, terutama Windows. Untuk itu, pelajari juga macam virus laptop yang berbahaya.

+ Cara Mengatasi

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa menginstalnya kembali program tersebut dan pastikan bahwa penginstallan tersebut berjalan dengan sempurna. Dan yang terpenting bahwa pula bahwa software yang Anda install sudah didukung oleh laptop Anda.

Jangan lupa, sebelum menginstall sistem operasi, lakukan backup data yang masih terdapat pada local disk C atau disk sistem. Karena ketika proses instalasi nanti, data tersebut akan terhapus.

Motherboard Bermasalah

Motherboard adalah komponen utama yang keberadaannya harus Anda dalam sebuah computer atau laptop. Karena motherboard ini menjadi tempat terpasangnya semua jenis komponen yang akan mendukung kinerja laptop. Adanya kendala pada motherboard ini akan membuat computer tidak dapat bekerja dengan baik.

Terlebih jika motherboard dalam keadaan sudah tua atau tidak mendukung program-program yang akan membuat laptop mudah lelah. Saat digunakan untuk melakukan pekerjaan berat, maka laptop mati sendiri ketika dihidupkan

+ Cara Mengatasi

Jika spesifikasi laptop tersebut masih memungkinkan untuk menjalankan tugas yang biasa Anda jalankan, maka Anda bisa mengganti motherboard laptop tersebut dengan yang baru. Namun jika spesifikasinya sudah tidak memungkinkan, lebih baik mengganti laptop dengan yang baru.

Begini, motherboard memiliki harga yang tidak murah. Jadi silahkan dipikirkan lagi ketika ingin mengganti motherboard laptop, apakah laptop tersebut masih layak pakai atau tidak. Kalau spesifikasinya sudah ketinggalan zaman, maka tidak cucok.

Nah, itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi laptop sering mati sendiri. Mungkin hanya ini saja artikel yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Seorang pembelajar dari Magelang, Jawa Tengah yang suka dengan komputer dan menulis blog.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *