Tabel Subnet Mask

Tabel Subnet Mask

Selamat datang teman-teman TKJ seluruh Indonesia. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai tabel subnet mask, baik itu kelas A, kelas B, maupun kelas C.

Selain itu, saya juga akan memberikan sedikit penjelasan mengenai apa itu subnet mask. Bagi teman-teman TKJ semua, mungkin sudah tahu lah ya pengertian dari subnet mask ini, bagi yang belum silahkan baca sampai selesai.

Pengertian subnet mask adalah istilah teknologi informasi yang mengacu pada angka biner (binary) 32bit yang digunakan untuk membedakan antara Network ID dengan Host ID, yakni menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal (setempat) atau di jaringan luar.

Subnet mask juga merupakan suatu penentu nilai Network ID serta Host ID pada deretan bilangan biner. Dari penjelasan tersebut, kita menemukan beberapa fungsi dari subnet mask, adapun fungsi-fungsi tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Membedakan antara Network ID dengan Host ID
  2. Menentukan alamat tujuan paket data, local ataukah remote
  3. Membuat suatu jaringan lebih tertata
  4. Merupakan identitas sebuah jaringan

Subnet Mask Kelas A, B, dan C

Setiap host dalam sebuah jaringan yang mengunakan TCP/IP membutuhkan pola subnet mask meskipun berada dalam sebuah jaringan dengan satu segmen. Entah itu pola subnet mask default yang digunakan ketika memakai pengidentifikasi berbasis kelas, maupun pola yang disesuaikan ketika membuat sebuah subnet mask atau supernet yang harus dipasang dalam setiap node TCP/IP.

Adapun tabel subnet mask A, B, dan C adalah sebagai berikut:

  • Kelas A : 11111111.00000000.00000000.00000000 255.0.0.0
  • Kelas B : 11111111.11111111.00000000.00000000 255.255.0.0
  • Kelas C : 11111111.11111111.11111111.00000000 255.255.255.0

Kelas A

CIDRSubnet MaskHostNetwork
/8255.0.0.0167772121
/9255.128.0.083886062
/10255.192.0.041943024
/11255.224.0.020971508
/12255.240.0.0104857416
/13255.248.0.052428632
/14255.252.0.026214264
/15255.254.0.0131070128

Kelas B

CIDRSubnet MaskHostNetwork
/16255.255.0.0655341
/17255.255.128.0327662
/18255.255.192.0163824
/19255.255.224.081908
/20255.255.240.0409416
/21255.255.248.0204632
/22255.255.252.0102264
/23255.255.254.0510128

Kelas C

CIDRSubnet MaskHostNetwork
/24255.255.255.02541
/25255.255.255.1281262
/26255.255.255.192624
/27255.255.255.224308
/28255.255.255.2401416
/29255.255.255.248632
/30255.255.255.252264
/31255.255.255.2540128

Nah, itulah sedikit penjelasan mengenai pengertian dan fungsi subnet mask beserta tabel subnetting untuk kelas A, B, dan C. Mungkin dalam penjelasan di atas masih banyak kekurangan. Untuk itu, silahkan baca penjelasan lebih lanjutnya melalui Wikipedia di sini Subnet Mask.

Mungkin hanya ini saja artikel yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua mengenai subnet mask.

Seorang pembelajar dari Magelang, Jawa Tengah yang suka dengan komputer dan menulis blog.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *